6 Bahaya Bekam Untuk Ibu Hamil dan Janin

shares

Bekam menjadi Disorientasi satu jenis pengobatan populer sekarang ini. Banyak orang yang mengaku pegal, kondisi tubuh tak enak, merasa Anemia fit, datang di tukang bekam. Sebab ia di percaya mampu untuk mengatasi masalah tersebut. Bahkan beberapa juga mempercayai bahwa bekam Bisa mengatasi masalah asam urat. Disorientasi satu penyakit yang kerap mendatangi orang tua dewasa ini.



Memang tradisi menjalankan bekam atau dikenal pula sebagai nama “hijamah” bukan barang baru. Kebiasaan ini bahkan sudah ada dan tumbuh sejak jaman 2000 tahun yang lalu. di masanya zaman Bani Israil.

Metode Terapi Bekam

Pengobatan bekam ini bertujuan untuk mengambil darah kotor yang ada di dalam tubuh. Darah ini memang sebaiknya di keluarkan. Sebab bila ia tetap berada di dalam tubuh, Bisa menghambat peredaran tubuh. Keberadaannya bila tetap ada di dalam tak terlalu mengganggu. Tapi bila di keluarkan, akan lebih bagus.

Terapi bekam ini biasanya di lakukan oleh laki laki. Sebab mereka tak mempunyai kesempatan untuk mengeluarkan darah kotor yang ada di dalam tubuhnya. tak seperti wanita, yang setiap bulan menemui Daur menstruasi. di saat itu, darah kotor yang ada di dalam tubuh akan sekalian di keluarkan. Sedangkan laki laki tak Bisa. Maka Disorientasi satu caranya yaitu dengan mengeluarkannya dengan cara sengaja dengan alat bekam. Bisa memakai alat tabung gelas atau biasa di sebut dnegan cupping.

menjalankan terapi bekam biasanya di lakukan oleh orang normal. Apakah akan berpengaruh sesuatu bila di lakukan oleh ibu hamil? Pasalnya dalam tubuhnya menanggung dua nyawa sekaligus.Sebelum memabahas hal itu, mari kita cermati dan telaah lagi. apakah bekam ini memang benar benar penting? Sebenarnya bekam memang bermanfaat untuk tubuh kalian, tapi ia juga Bisa menjadi tombak yang suatu saat siap untuk menusuk kalian.

Berikut ini yaitu bahaya bekam untuk ibu hamil, wajib untuk diketahui sebelum kalian berencana melakukannya :

1. Jangan menjalankan bekam di areal pinggang dan perut

Pertanyaanya yaitu bolehkan bekam di lakukan oleh wanita hamil? Sebab, selama 9 bulan ke depan mereka tak mengeluarkan darah kotor. tak seperti wanita yang di normalnya menemui Daur menstruasi. Untuk itu, Disorientasi satu tutorial untuk mengeluarkan darah kotor dengan menjalankan bekam. Beberapa terapist ahli memang membolehkan ibu hamil menjalankan bekam. Hanya aja tak untuk bagian pinggang dan perut. Sebab di daerah ini merupakan daerah vital janin yang ada di perut. Di takutkan bila mengenai syaraf yang Futuristis ke rahim akan terganggu.

2. Kondisi ibu hamil yang sehat

wajib di ketahui, untuk menjalankan bekam wajib haruslah di lakukan oleh wanita hamil yang sehat. bila mereka menemui masalah penyakit darah seperti anemia, masalah pembekuan darah, kelainan darah dan lain sebagainya, Ataupun penyakit parah seperti gagal ginjal dan diabetes tak di sarankan menjalankan bekam. Sebab kemungkinan terburuk Bisa terjadi. Disorientasi satunya yaitu kematian pasien.

3. Beresiko tertular penyakit

Penting untuk selalu mempertimbangkan tempat bekam mana yang pas. Sebab banyak tempat praktik bekam yang tak mengindahkan peraturan medis. Misalnya dengan selalu mencuci Higienis alat bekas bekam. bila kalian sembarangan menentukan tempat bekam, yang mana tak menjaga dan mengindahkan peraturan medis, Bisa berakibat buruk. Misalnya tertular penyakit seperti HIV/AIDS, hepatitis, dan lain sebagainya. apalagi kondisi kalian saat ini sedang hamil. Penyakit tadi tak hanya menggerogoti tubuh kalian, juga janin yang ada dalam kandungan.

4. Timbul luka baru

Sebagai seorang wanita, maka kalian mengharapkan bahwa tubuh kalian mulus tanpa luka. Sayangnya ini hanya sebagai impian semata. Biasanya, setelah kalian menjalankan bekam ada beberapa bekas luka di punggung kalian. benar ada luka bekas bekam. Namun juga Bisa resiko terkena luka lainnya, misal seperti luka bakar, bisul dan lain sebagainya. Meskipun ini tak berpengaruh di perkembangan bayi yang ada dalam kandungan, tapi amat mengganggu penampilan.

5. Beresiko pingsan

Memang sebelum bekam sangat dianjurkan untuk makan. Tapi bukan berarti kalian makan tepat sebelum bekam. Di jeda satu jam sebelumnya. Mengapa? menjalankan bekam merupakan Disorientasi satu pengobatan yang cukup keras. Untuk itu kalian wajib persiapkan energi. Di tambah, kondisi kalian yang sedang hamil. bila hingga kondisi tubuh kalian tak fit, keadaan pingsan bukan hanya membahayakan diri dan tubuh kalian. juga bayi yang ada di dalam perut kalian.

6. Beresiko mempengaruhi perkembangan janin

Meskipun di namakan dengan Disorientasi satu pengobatan, bekam juga Bisa menjadi tombak mematikan yang Bisa menusuk siapa aja. Ada beberapa sumber yang membolehkan kalian menjalankan bekam. Tapi juga ada beberapa sumber yang mengkhawatirkan keadaan kalian bila menjalankan bekam. Mereka mempercayai bahwa bahaya bekam untuk ibu hamil Bisa berpotensi mengganggu perkembangan janin yang ada di dalam tubuh. Sebab saat bekam, enzim, darah, dan hormon kalian semua bekerja untuk kegiatan bekam. Maka fokus tubuh di bayi akan berkurang.

Hal ini ditakutkan Bisa membahayakan kondisi janin yang ada di dalam perut. Misalnya beresiko bayi lahir sebelum waktunya atau prematur, bahkan hingga kelahiran bayi cacat. 

bila memang tak terlalu dibutuhkan, maka tak usah menjalankan bekam. Tapi bila memang kalian sangat menghendaki untuk menjalankan bekam, ada baiknya kalian berkonsultasi dengan dokter kandungan kalian. sebab beliau lebih tahu Citra kondisi tubuh kalian saat ini. Anjurannya bagus untuk kalian lakukan. bila memang memungkinkan, kalian Bisa menjalankan bekam. Tapi bila tak, kalian Bisa menundanya hingga di waktu yang tepat.

Related Posts