Bahaya Antibiotik untuk Ibu Hamil

shares

Antibiotik merupakan jenis obat-obatan yang biasanya digunakan dengan cara Eksklusif untuk mengobati infeksi-infeksi atau penyakit-penyakit yang dikarenakan oleh bakteri. Penggunaan obat antibiotik ini memang sangat bermanfaat, akan tetapi memang wajib dikonsumsi apabila benar-benar dibutuhkan aja. Hal ini dikarenakan untuk menghindari Imbas bahaya antibiotik untuk ibu hamil yang biasanya memang Bisa ditimbulkan oleh obat antibiotik itu sendiri, di mana Imbas samping tersebut cenderung membahayakan untuk tubuh.



Penggunaan antibiotik untuk Ibu hamil biasanya tidaklah dianjurkan, bahkan hingga masa menyusui sekalipun. Hal ini dilakukan tentunya untuk menjaga keamanan dan kesehatan sang Ibu dan juga bayi yang ada di dalam kandungannya. Disorientasi satu Imbas fatal karena penggunaan antibiotik oleh Ibu hamil ialah Bisa menyebabkan bayi yang terlahir nantinya mendapatkan kecacatan. Oleh di karenakan itu, janganlah pernah mengkonsumsi antibiotik saat sedang hamil, kecuali memang dalam keadaan darurat untuk menyembuhkan penyakit dan tentunya sudah atas saran dari dokter.

Berikut ini merupakan bahaya antibiotik untuk ibu hamil :

  1. Berakibat fatal untuk Ibu hamil, bagus untuk dirinya sendiri ataupun bayi yang dikandungnya.
  2. Tetracyclines (termasuk doxycycline dan minocycline) Bisa menyebabkan kerusakan hati di sang Ibu dan merusak warna gigi yang masih dalam proses pembentukan dan perkembangan di bayinya.
  3. Antibiotik seperti nitrofuran dan turunannya, serta sulfonamides, dianggap menjadi penyebab utama terjadinya kecacatan lahir di bayi apabila dikonsumsi oleh Ibu hamil.

Kategori Antibiotik


Antibiotik sendiri terbagi atas 4 kategori yaitu sebagai berikut ini :

1. Antibiotik Kategori A

Antibiotik di kategori ini merupakan jenis antibiotik yang paling aman. Hal ini dikarenakan antibiotik di kategori ini tak membahayakan janin di trimester pertama ataupun di saat melahirkan. Disorientasi satu contohnya ialah mycostatin.

2. Antibiotik Kategori B

Antibiotik di kategori ini merupakan jenis antibiotik yang mayoritas dianggap aman selama masa kehamilan. Hal ini dikarenakan tak adanya bukti cacat di bayi yang lahir ataupun komplikasi yang mempunyai Interaksi dengan kehamilan itu sendiri. Beberapa contohnya ialah penisilin, cefixime, amoksisilin, ibuproven, dan ampisilin.

3. Antibiotik Kategori C

Antibiotik di kategori ini merupakan jenis antibiotik yang cukup membagikan Imbas samping saat masa kehamilan. Hal ini dibuktikan dengan adanya data-data yang sudah dihimpun oleh ahlinya. Sehingga penggunaanya selama masa kehamilan wajib dihindari. Beberapa contohnya ialah Bactrim, monistat, cipro, dan diflucan.

4. Antibiotik Kategori D

Antibiotik di kategori ini merupakan jenis antibiotik yang memang wajib dihindari apapun alasannya saat masa kehamilan ataupun pengobatan kehamilan. Hal ini dikarenakan diketahui adanya penyebab kelahiran cacat ataupun komplikasi yang Herbi dengan kehamilan. Beberapa contohnya ialah oxytetracycline dan naproxen.

Golongan Antibiotik yang Berbahaya untuk Ibu Hamil

Berikut daftar obat-obat antibiotik yang memang dengan cara Eksklusif tak dianjurkan untuk dikonsumi oleh Ibu hamil, bahkan hingga masa menyusui sekalipun :

1. Golongan Aminoglikosida

Adapun obat-obat antibiotik di golongan ini, diantaranya amikacin sulfate, tobramycin sulfate, dibekacin sulfate, gentamycin sulfate, kanamycin sulfate, dan netilmicin sulfate.

2. Golongan Sefalosporin

Adapun obat-obat antibiotik di golongan ini, diantaranya cefuroxime acetyl, cefotiam diHCl, cefotaxime Na, cefoperazone Na, ceftriaxone Na, cefazolin Na, cefaclor dan turunan garam monohydrate-nya, cephadrine, dan ceftizoxime Na.

3. Golongan Chloramfenicol

Adapun obat-obat antibiotik di golongan ini, diantaranya chloramfenicol dan thiamfenicol.

4. Golongan Makrolid

Adapun obat-obat antibiotik di golongan ini, diantaranya clarithomycin, roxirhromycin, erythromycin, spiramycin, dan azithromycin.

5. Golongan Penicillin

Adapun obat-obat antibiotik di golongan ini, diantaranya amoxicillin, turunan tridydrate, dan turunan garam Na-nya.

6. Golongan Kuinolon

Adapun obat-obat antibiotik di golongan ini, diantaranya ciprofloxacin dan turunan garam HCl-nya, ofloxacin, sparfloxacin, dan norfloxacin.

7. Golongan Tetracyclin

Adapun obat-obat antibiotik di golongan ini, diantaranya doxycycline, tetracyclin dan turunan garam HCl-nya, dan oxytetracylin.

Itulah berbagai obat antibiotik yang dengan cara Eksklusif memang tak dianjurkan untuk Ibu hamil hingga masa menyusui, kecuali memang ada resep dari dokter di karenakan sebab-sebab Eksklusif.

Obat Antibiotik yang Aman Untuk Ibu Hamil

Penggunaan obat antibiotik untuk Ibu hamil memang seharusnya berdasarkan resep dokter supaya Bisa lebih hati-hati apabila dibutuhkan untuk hal-hal Eksklusif. Hal ini dikarenakan memang ada beberapa antibiotik yang Bisa berakibat fatal untuk Ibu hamil, bagus untuk dirinya sendiri ataupun bayi yang dikandungnya, apabila dikonsumsi dengan cara sembarangan. Berikut beberapa antibiotik yang aman untuk dikonsumsi selama masa kehamilan, akan tetapi wajib tetap berdasarkan resep dokter:

1. Penicillin

Penicillin merupakan antibiotik bakterisidal yang Bisa menghambat sistesis dinding sel dan Bisa digunakan untuk berbagai macam penyakit, seperti sifilis, listeria (alergi bakteri gram positif).

2. Ampicillin

Ampicillin merupakan antibiotik yang mempunyai mekanisme identik seperti proses penghancuran dinding peptidoglikan atau murein di spesies bakteri. Namun ampicillin mempunyai kemampuan untuk Bisa berpenetrasi, bagus ke dalam bakteri gram positif ataupun bakteri gram negatif. Hal ini diakibatkan di karenakan adanya kandungan gugus amino yang dimiliki oleh ampicillin.

3. Erythromycin

Erythromycin merupakan antibiotik yang termasuk dalam golongan makrolid. Artinya, antibiotik golongan makrolida yang mempunyai cincin lakton besar dalam rumus molekulnya. Antibiotik ini biasanya digunakan untuk mengobati infeksi mycoplasma pneumonia. Beberapa hal yang wajib diwaspadai apabila mengkonsumsi antibiotik ini ialah masalah epigastrik, ikterus kolestatik, otot oksisitas, dan reaksi alergi.

4. Clindamycin

Clindamycin merupakan antibiotik yang termasuk dalam golongan lincosamide. Antibiotik ini biasanya digunakan untuk mengobati beberapa penyakit infeksi yang diakibatkan oleh bakteri anaerob. Namun juga mempunyai kelebihan sehingga Bisa digunakan pula untuk mengobati beberapa penyakit yang diakibatkan oleh protozoa, seperti malaria.

5. Amoxicillin

Amoxicillin merupakan antibiotik yang biasanya digunakan untuk mengobati infeksi yang dikarenakan oleh bakteri mikroorganisme. Antibiotik ini sering dijadikan pilihan utama di karenakan mudah diserap setelag pemberian oral daripada antibiotik lainnya, seperti antibiotik β-laktam.

Itulah berbagai macam bahaya antibiotik untuk ibu hamil yang wajib diwaspadai. bila memang tak terdesak dan tak parah, bumil sebaiknya menghindari obat tersebut.

Related Posts