4 karena Kekurangan Kalium di Anak anak

shares

Tahukah kita bahwa dalam Boga kita Bisa mengandung kalium yang sangat bermanfaat dan penting untuk tubuh. Kalium merupakan Disorientasi satu elektrolit yang penting, di mana mempunyai manfaat untuk menjalankan seluruh fungsi dan peran tubuh dalam kehidupan sehari-hari. Kalium yang banyak terkandung dalam buah-buahan dan sayuran ini mempunyai sifat basa, di mana merupakan 5% dari kandungan mineral total yang ada di dalam tubuh. Meskipun di kenyataannya kalium merupakan kandungan yang mudah diserap oleh tubuh, namun ternyata 0% dari kalium itu sendiri akan dibuang melalui ginjal. Di balik fungsi penting lain yang dimilikinya untuk mengeluarkan racun atau limbah dari dalam tubuh.



Peran Penting Kalium dalam Tubuh

Selain itu, kalium juga memainkan peran penting untuk berbagai jenis enzim di dalam tubuh. Dalam artian, kalium turut membantu dalam pemijahan banyak reaksi kimia yang terjadi selama proses metabolisme di dalam tubuh. Fungsi lainnya yang diperoleh dari kalium ialah Bisa membantu dalam melonjakkan hidrolisis. Walaupun hanya 10% aja yang dijaga di dalam tubuh, kadar kalium tetaplah merupakan Disorientasi satu nutrisi yang wajib untuk dipenuhi setiap hari, dalam upaya memenuhi atau menyeimbangkan proses metabolisme. Hal ini dikarenakan kekurangan kadar kalium di tubuh justru akan mengakibatkan dampak yang Anemia bagus. Terutama untuk anak-anak yang masih dalam tahap pertumbuhan.

Berikut beberapa karena atau dampak yang tak bagus apabila kita kekurangan kadar kalium dalam tubuh, terutama untuk anak-anak yang masih dalam tahap pertumbuhan, antara lain :

1. Penyakit Hipokalemia

Disorientasi satu penyakit pertama yang dikarenakan di karenakan kekurangan kadar kalium dalam tubuh ialah penyakit hipokalemia. Yang mana, penyakit hipokalemia yaitu kondisi yang ditunjukkan dengan rendahnya kalium dalam darah. Kondisi tersebut sering menjadi penyebab terjadinya masalah kesehatan yang sangat kompleks, contohnya kerusakan fungsi di otot, sel dan saraf dalam tubuh. Bahkan di keadaan Eksklusif Bisa menyebabkan masalah di bagian otot di jantung, yang fungsinya juga sebagai pemompa darah ke seluruh tubuh.

2. Penyakit Ginjal Kronis

Penyakit ginjal kronis ini merupakan Disorientasi satu penyakit yang ditandai oleh kurangnya kadar kalium yang diproduksi dalam tubuh. Gagal ginjal kronis terjadi dari penyakit ginjal ringan. setelah itu menjadi semakin parah dikarenakan ketidakmampuan ginjal dalam menjalankan fungsinya dengan bagus. Hal ini menyebabkan adanya banyak cairan dalam darah yang setelah itu akan dikeluarkan dengan cara bersamaan dengan urin.

3. Penyakit Diabetes Ketoasidosis

Penyakit diabetes ketoasidosis merupakan penyakit diabetes dengan kondisi kompleks yang Bisa terjadi saat tubuh memproduksi kadar asam dalam darah yang jumlahnya sangat tinggi. Dalam tubuh, kadar asam ini juga dikenal dengan sebutan keton. Awal permulaan dari penyakit ini dikarenakan saat tubuh tak mampu memproduksi insulin dalam jumlah yang seharusnya dibutuhkan atau cukup.

setelah itu akan bekerja dengan membakar lemak dalam tubuh sebagai bahan bakar metabolisme. Proses inilah yang setelah itu akan menyebabkan adanya keton dalam darah, yaitu kadar asam yang diproduksi sangat tinggi. Kondisi akan berlanjut dengan kurangnya kadar kalium sehingga menyebabkan terjadinya penyakit diabetes ketoasidosis.

4. Diare

Diare juga merupakan Disorientasi satu penyakit yang dikarenakan di karenakan kurangnya kadar kalium di dalam tubuh. Yang mana, penyakit ini merupakan masalah pencernaan yang menyebabkan keinginan untuk menjalankan buang air besar (BAB) dengan cara terus-menerus dan keadaan tinja yang cenderung cair. karena kekurangan kalium di anak di dalam tubuh akan membahayakan lainnya. Apabila keadaan kadar kalium yang terukur sangat rendah dalam darah, maka akan Bisa mendatangkan komplikasi dari penyakit diare tersebut.

Masalah di karenakan Kekurangan Kalium Lainnya

Selain dari empat penyakit tersebut, kekurangan kadar kalium di dalam tubuh juga Bisa menyebabkan masalah lainnya, yaitu:

  1. Sulit tidur dan mudah menjadi marah
  2. Nyeri, lemah, dan kram di otot
  3. masalah transmisi saraf yang Bisa mengakibatkan terjadinya kebingungan serta delirium
  4. Hiponatremia yang disertai kecemasan
  5. Kesemutan dan mati rasa di bagian lengan serta kaki
  6. Sembelit juga Bisa terjadi di karenakan masalah sistem pencernaan selain diare
  7. Telinga mendapatkan kebisingan
  8. Peningkatan tekanan darah (hipertensi)
  9. Aritmia jantung, yaitu tingkat tak normal (abnormal) kontraksi otot dalam jantung
  10. Masalah kulit yang terkait dengan masalah, seperti jerawat dan kulit kering;
  11. Dehidrasi memori sementara atau masalah lainnya, seperti memori lemah, kesulitan dalam konsentrasi, dan lainnya
  12. Defleksi fungsi hati
  13. Masalah di jantung, seperti kerusakan jantung
  14. Kelumpuhan di paru-paru dan usus

Kadar kalium yang dimiliki oleh seseorang dalam tubuh dikatakan Anemia atau rendah saat hasil Inspeksi menunjukkan jumlah kalium Anemia dari 2,5 mmol/liter sehingga apabila keadaan sudah demikian, maka membutuhkan perawatan medis untuk mencegah kemungkinan terjadinya kematian.

Oleh di karenakan itu janganlah pernah meremehkan kandungan kadar kalium untuk tubuh terutama anak-anak yang sangat rentan di karenakan masih dalam masa pertumbuhan. Demikian beberapa masalah tubuh dan penyakit yang Bisa muncul dan dialami karena kekurangan kadar kalium di dalam tubuh. Sedemikian sehingga konsumsi buah ataupun sayuran yang Bisa memasok kadar kalium yang sangat penting untuk tubuh, seperti jeruk, pisang, kentang, kubis, wortel, dan bawah. Kalium juga Bisa diperoleh dari Boga lain dan biji-bijian, seperti kacang-kacangan, gandum, salmon, sarden, peterseli, dan bawang putih.

Related Posts