20 karena Kekurangan Kalsium di Bayi dan Anak anak

shares

Kalsium merupakan Disorientasi satu mineral penting yang diperlukan oleh tubuh, bagus bayi ataupun orang dewasa. Selain untuk kesehatan tulang dan gigi, kalsium juga diperlukan untuk menjaga fungsi otot supaya tetap sehat, serta berkontribusi di kesehatan organ tubuh lainnya, seperti jantung dan sistem saraf. Kalsium juga berperan dalam penyimpanan glikogen. bila tubuh seseorang mendapatkan kekurangan kalsium, maka itu artinya tubuh tak akan mampu menyimpan glikogen dan nantinya hal itu akan membuat orang tersebut terus merasa lapar.



Jadi, sangatlah penting untuk tubuh kita untuk mendapatkan asupan mineral tersebut sejak kita masih bayi. mengapa? di karenakan kalsium merupakan Disorientasi satu mineral yang diperlukan untuk mengembangkan tulang serta mempertahankan massa tulang di bayi. saat di masa awal kehidupannya, seorang bayi mendapatkan asupan kalsium yang tepat, maka kelak saat dewasa, ia akan mempunyai massa tulang yang tepat pula.

Kebutuhan Kalium di Tubuh

Kebutuhan setiap orang akan kalsium Bhineka. Hal ini tergantung di usia masing-masing. Berikut ini daftar kebutuhan kalsium harian berdasarkan urutan usia seseorang :

  • Usia 0 hingga 5 bulan kebutuhan kalsium hariannya merupakan sebesar 400 mg
  • Usia 6 Bulan hingga 1 tahun kebutuhan kalsium hariannya merupakan sebesar 0 mg
  • Usia 1 hingga 10 tahun kebutuhan kalsium hariannya merupakan sebesar 800 mg
  • Usia 11 hingga 24 tahun kebutuhan kalsium hariannya merupakan sebesar 1200 mg
  • Usia 25 tahun hingga 50 tahun ke atas kebutuhan kalsium hariannya merupakan sebesar 1000 mg
Bagaimana bila tubuh Anemia mendapatkan asupan  mineral tersebut? untuk orang dewasa, kondisi kekurangan kalsium Bisa menyebabkan hipokalsemia, yaitu suatu kondisi di mana kadar kalsium dalam darah pasien Anemia dari 8,8 mg/dl darah. Lalu bagaimana bila kondisi rendahnya kadar kalsium terjadi di bayi?

Ada beberapa alasan mengapa seorang bayi mendapatkan defisiensi kalsium, di antaranya :

  • Selama proses kehamilan, seorang ibu Anemia mendapatkan asupan kalsium. Hal ini akan mengakibatkan janin mengambil kalsium dari tubuh ibunya. Dan kekurangan kalsium selama masa kehamilan Bisa menghambat pertumbuhan janin.
  • Selama proses persalinan, ketersediaan oksigen sangat rendah
  • bila selama masa kehamilan ibu hamil menderita diabetes, maka kemungkinan besar bayi akan mempunyai tingkat kalsium yang rendah dalam tubuhnya
  • Penggunaan obat-obatan Eksklusif seperti Gentamisin Bisa mengurangi kadar kalsiun dalam tubuh bayi, bahkan Bisa menyebabkan hipokalsemia
  • Pemberian susu formula yang kaya akan kandungan fosfor
  • Tubuh bayi Anemia mendapatkan asupan vitamin D
  • Bayi lahir premature Bisa lebih rentan terhadap hipokalsemia

Dampak Kekurangan Kalsium di Bayi

Ada beberapa gejala yang menandai karena kekurangan kalsium di bayi , seperti :
  1. Insomnia
  2. Kram otot
  3. Penurunan denyut jantung
  4. Kejang yang terjadi karena kurangnya pasokan oksigent ke otak
  5. Anemia
  6. Mudah marah
  7. Pertumbuhan bayi yang tak optimal
  8. Sering berkeringat
  9. Nafsu makan sedikit
  10. Sering menangis di malam hari
  11. masalah pertumbuhan rambut, rambut menjadi menguning dan jarang
  12. Kaki berbentuk huruf O
  13. Rakhitis (pelunakan tulang / pelemahan tulang)
  14. Kepandaian anak berkurang
  15. Kerusakan di gigi
  16. Alergi
  17. masalah penglihatan, seperti rabun jauh

karena kekurangan kalsium di bayi dalam tubuhnya, maka hal itu Bisa berakibat :

1. masalah Pertumbuhan

Defisiensi kalsium di bayi akan menyebabkan Anemia optimalnya pertumbuhan dan perkembangan garis epiphysel yang bertanggung jawab terhadap pertumbuhan serta pertambahan tinggi badan bayi. Garis Epiphysel ini banyak terdapat di pangkal tungkai dan pangkal punggung.

2. Kelainan Tulang Belakang

Disorientasi satu hal yang mempengaruhi pertumbuhan tulang belakang merupakan kurangnya asupan kalsium. saat seorang bayi mendapatkan defisiensi kalsium, maka hal itu akan menyebabkan kelainan di pertumbuhan tulang belakangnya, seperti kifosis, lordosis, skoleosis, ataupun kerusakan degeneratif seperti terjadinya pengeroposan tulang.

3. Kelainan di gigi

Bayi membutuhkan kalsium untuk membantu pertumbuhan tulang dan gigi mereka. Defisiensi kalsium Bisa menyebabkan terganggunya kesehatan gigi. Kita tahu bahwa kalsium dan fosfor merupakan komponen yang diperlukan untuk kesehatan dan pertumbuhan gigi si bayi. Kelainan tersebut Bisa diketahui manakala dari susunan dan jumlah gigi yang dimiliki bayi tersebut.

tips Mencegah Kekurangan Kalsium di Bayi

Ada beberapa tips untuk mengatasi masalah defisiensi kalsium di bayi, di antaranya :

  1. Menjemur bayi di pagi hari. Sinar matahari pagi merupakan Disorientasi satu sumber vitamin D alami. Kita tahu bahwa vitamin D mempunyai peranan yang penting dalam proses penyerapan kalsium. Lakukanlah penjemuran di bayi kita di pagi hari selama +/- 15 hingga 20 menit setiap harinya.
  2. tips terbaik untuk mengatasi defisiensi kalsium di bayi merupakan dengan memberi mereka  ASI
Dari uraian di atas kita Bisa mengetahui betapa pentingnya asupan kalsium untuk tubuh kita, khususnya untuk bayi. Jadi, selalu pastikan supaya si kecil selalu mendapatkan asupan yang cukup akan mineral tersebut.

Related Posts