8 Wanita Hamil Tertua di Global dan Melahirkan Bayinya

shares

Berapakah usia normal wanita untuk hamil? Pasti kita akan langsung menyatakan bahwa wanita hamil paling ideal di usia 20-an. Kalaupun hamil di usia yang relatif berumur pasti maksimal di usia 40-an tahun. Lalu bagaimana bila seseorang yang seharusnya pantas menjadi seorang nenek atau bahkan nenek buyut justru hamil dan melahirkan seorang bayi? Bagaimana bila wanita hamil dan melahirkan di usia di atas 50 tahun? Mungkin sebagain besar orang akan mengatakan bahwa hal tersebut mustahil. Namun faktanya, ada beberapa wanita yang Bisa hamil dan melahirkan di usia di atas 50 tahun.



Kisah Para Wanita yang Hamil di Usia Senja

Kehamilan di usia 40-an kebanyakan menimbulkan berbagai resiko, apalagi di usia senja yakni di usia di atas 50 tahun. Namun, meskipun beresiko tinggi, para wanita berikut ini tetap mempertahankan kehamilan mereka dan kenyataannya mampu melahirkan bayi dengan selamat meskipun dalam kondisi yang beresiko. Bahkan kehamilan para wanita berikut ini mampu menggemparkan Global di karenakan dianggap kejadian sangat langka.

1. Omkari Panwar

Tahun 2008, Global dikejutkan dengan kelahiran bayi dari seorang ibu yang sudah berusia 70 tahun. Wanita tersebut merupakan Omkari Panwar. Dia merupakan wanita dari Muzaffarnagar, India. di masa itu, Omkari Panwar dinobatkan sebagai wanita hamil tertua di Global yang mampu melahirkan bayi dengan selamat. tak tanggung-tanggung, Omkari Panwar tak hanya melahirkan seorang bayi, ia melahirkan 2 bayi kembar. Saat itu Omkari Panwar sebenarnya telah mempunyai dua orang putri dan juga lima cucu. Namun kehidupannya terasa belum lengkap di karenakan belum mempunyai anak lelaki. Keinginannya untuk mempunyai anak lelaki sangatlah besar. di karenakan itu, Omkari menjalankan program bayi tabung sebagai upaya supaya memperoleh putra. Tindakannya itu juga didukung oleh suami Omkari Panwar yang telah berusia 77 tahun.

2. Rajo Devi Lohan

Masih di tahun 2008, seorang wanita melahirkan seorang bayi perempuan melalui proses kehamilan bayi tabung. Ia merupakan Rajo Devi Lohan, seorang wanita yang juga berasal dari India. di masa itu, keinginan Rajo Devi Lohan untuk menjalankan program bayi tabung banyak menuai kontroversi di karenakan dianggap terlalu beresiko. Bagaimana tak, di tahun 2008 Rajo Devi Lohan telah memasuki usia 70 tahun. Kehamilan di usia senja bukanlah tanpa resiko. Rajo Devi Lohan bahkan telah menemui masalah kesehatan karena komplikasi yang timbul setelah proses persalinan.

Keinginan Rajo Devi Lohan untuk mempunyai anak memang sangat besar. Hingga memasuki usia senja, ia tak kunjung diberikan buah hati. Hingga akhirnya memasuki usia hampir 70 tahun ia memberanikan diri untuk meminjam uang sebesar 30 juta rupiah untuk melaksanakan program bayi tabung. Namun meski biaya telah siap, proses bayi tabung untuk Rajo Devi Lohan menuai banyak kecaman di karenakan sangat beresiko. Hal tersebut terbukti, Rajo Devi Lohan hampir meninggal karena komplikasi pasca kelahiran sebagai resiko yang wajib ia tanggung di karenakan hamil di usia senja.

3. Maria del Carmen Bousada

Kehamilan di usia senja selanjutnya dialami oleh Maria del Carmen Bousada. di tahun 2006, ia telah dinobatkan sebagai wanita tertua yang mampu melahirkan bayi. di tahun 2006, Maria del Carmen Bousada telah berusia 66 tahun namun nyatanya ia mampu melahirkan dua bayi kembar. Wanita asal Spanyol itu menjalankan program bayi tabung di Los Angeles, Amerika Serikat. Saat mendaftarkan dirinya untuk program bayi tabung, Maria del Carmen Bousada berbohong mengenai usianya. Ia mengatakan bahwa usianya saat itu masih 55 tahun, batas usia maksimal untuk menjalankan program bayi tabung. Meskipun embrio berkembang di dalam rahim Maria del Carmen Bousada, namun ia mendapatkan sel telur bukan dari tubhnya sendiri.

Ia mendapatkan sel telur dari gadis berusia 18 tahun dan sperma dari seorang pria blasteran Italia-Amerika. di karenakan kehamilannya berada di usia senja, maka kehamilan yang dialaminya bukanlah proses yang mudah. Namun, perjuangannya tak sia-sia. Akhirnya di usianya yang ke 67 ia mampu melahirkan bayi kembar melalui proses operasi caesar. Sayangnya, kebahagiaannya dalam mempunyai anak tidaklah bertahan lama. Tahun 2009, yakni 2,5 tahun setelah kelahiran anaknya, Maria del Carmen Bousada meninggal di karenakan penyakit kanker.

4. Wanita Berusia 61 Tahun Asal Brasil

Kehamilan di usia senja selanjutnya ialah kehamilan wanita berusia 61 tahun asal Brazil. di bulan November 2010, wanita asal Brazil tersebut menjalankan proses bayi tabung. Wanita asal Brazil tersebut menikah dengan pria berusia 38 tahun. Suami wanita tersebut menginginkan seorang anak, padahal wanita asal Brazil tersebut sudah menopause. Itulah yang mendorong wanita asal Brazil tersebut untuk menjalankan proses bayi tabung. Proses bayi tabung tersebut dilakukan dengan donor sel telur.

Langkah yang diambil oleh wanita asal Brazil tersebut bukannya tanpa kontroversi. Banyak orang yang mengecam di karenakan kehamilan di usia tersebut dianggap sangat rentan. Apalagi wanita tersebut sudah menopause.

5. Lauren Cohen

Kehamilan di usia senja selanjutnya dialami oleh Lauren Cohen. Wanita asal Amerika tersebut mempunyai anak di usia 56 tahun. di tahun 2002, Lauren Cohen menikah dengan suami keduanya, Frank Cohen, yang mempunyai usia 20 tahun lebih muda dibandingkan Lauren. di karenakan keduanya saling mencintai akhirnya mereka memutuskan untuk menjalankan program bayi tabung. Lauren tak ingin kelak suaminya merawat seorang nenek seorang diri.

di awalnya, upaya untuk melaksanakan bayi tabung tersebut menemukan banyak hambatan di karenakan usianya sudah terlalu tua untuk menjalankan proses bayi tabung. Namun akhirnya di tahun 2004, Lauren sukses menjalankan proses bayi tabung dengan donor sel telur bertempat di suatu klinik di Virginia. Hingga saat ini, Lauren dan suaminya telah mempunyai 2 putri kembar dan seorang putra.

6. Annegret Raunigk

Annegret Raunigk merupakan wanita asal Jerman yang hamil di usia tahun. bila lima wanita yang telah dijelaskan di atas hamil di karenakan memang belum mempunyai anak, maka lain halnya dengan Annegret Raunigk. Annegret Raunigk sebenarya sudah mempunyai 13 anak. di bulan April 2015, ia dinyatakan telah hamil 14 minggu. tak tanggung-tanggung, ia dinyatakan mengandung bayi kembar empat. Namun kehamilannya itu mendapat banyak tantangan.

Bahkan dokter menyarankan supaya Annegret Raunigk menggugurkan kandungannya di karenakan sangat beresiko. Resikonya akan semakin meningkat di karenakan bayi yang dikandungnya tak hanya satu, melainkan empat. Namun Annegret Raunigk berkilah bahwa ia masih sehat dan yakin kalau ia mampu melahirkan empat bayi dengan selamat.

7. Carole Hobson

Carole Hobson merupakan wanita asal Inggris yang hamil di usia 58 tahun. Tahun 2010, Carole Hobson wajib mengucurkan dana sebesar 377 juta rupiah untuk biaya program bayi tabung. Berbeda dengan kehamilan wanita yang dibahas sebelumnya, kehamilan Carole Hobson tak terlalu menimbulkan banyak kontroversi. di karenakan di Inggris sendiri banyak yang menyatakan bahwa, lebih bagus hamil di usia senja dari di tak mempunyai anak. Akhirnya, tahun 2010 Carole Hobson melahirkan bayi kembar yang diberi nama Frieda dan Matthew melalui proses operasi caesar.

8. Sarajean Grainson

Sarajean Grainson merupakan wanita asal Amerika Serikat yang hamil di usia 59 tahun. Ia merupakan istri dari seorang pendeta. Tahun 2010, di usianya yang hampir menginjak kepala enam, ia mampu melahirkan anak kembar. Yang lebih mencengangkan, Sarajean Grainson melahirkan melalui proses persalinan normal.

Itulah beberapa wanita hamil tertua di Global. Meskipun kehamilan di usia senja, bahkan bila sudah menopause masih Bisa hamil, namun ada baiknya untuk mempertimbangkan segala keputusan yang diambil. Hamil di usia lebih dari 50 tahun sangatlah tinggi akan resiko. di karenakan itu, akan lebih bagus untuk kita yang sudah mempunyai pasangan untuk Genjah merencanakan program kehamilan. Usia yang paling ideal untuk hamil ialah di usia 25 tahun. di usia di atas 30 tahun kehamilan akan lebih rentan terhadap berbagai jenis masalah.

Related Posts